Tentang pengajar

Saya pernah jadi pemula —
dan saya ingat persis
bagaimana rasanya.

Halo, saya Yanti. Saya orang Indonesia, tinggal di Utrecht sejak 2017. Tujuh tahun terakhir saya habiskan menerjemahkan bahasa Belanda kembali ke logika yang familiar bagi kita.

  • Berbasis Utrecht, Nederland · WIB / CET
  • Mengajar sejak 2018 · 200+ murid Indonesia
  • Sertifikasi NT2 Docent · CNaVT examinator
Bab 01 · Bandung, 2015

Saya pertama dengar bahasa Belanda di rumah nenek.

Nenek saya sering menyelipkan kata "jas hujan", "kantor", "asbak" — sisa zaman yang kami semua warisi tanpa benar-benar menyadarinya. Saat saya diterima studi master di Belanda, saya kira bahasa ini akan terasa familiar. Saya salah besar.

Bab 02 · Utrecht, 2017

Bulan-bulan pertama saya benar-benar mati gaya.

Kasir Albert Heijn bertanya "bonnetje?" dan saya membeku. Saya punya gelar S1, saya fasih bahasa Inggris, dan saya tidak bisa menjawab pertanyaan setingkat anak TK. Bahasa Belanda mengajari saya apa rasanya jadi pemula lagi — dan itu menyakitkan.

Bab 03 · 2018 — sekarang

Saya mulai mengajar — bukan karena sudah jago, tapi karena saya ingat.

Saya ingat persis kata mana yang membuat saya stuck. Saya ingat kenapa "er" terasa absurd untuk otak kita. Saya pakai ingatan itu untuk membuat shortcut yang dulu saya butuhkan — dan sekarang saya bagikan ke murid-murid saya.

Filosofi mengajar

Empat hal yang
saya pegang teguh.

Ini bukan teori pedagogi — ini adalah pelajaran yang saya pelajari dari ratusan murid Indonesia di kelas saya, dan dari diri saya sendiri delapan tahun lalu.

i.

Salah itu rute, bukan kesalahan.

Tidak ada penalti, tidak ada "wah kok belum bisa". Setiap kesalahan adalah data — kita pakai untuk arahkan pelajaran berikutnya.

ii.

Bahasa Indonesia adalah aset.

Kita pakai struktur yang sudah Anda kuasai sebagai jangkar. "Imbuhan" → "voorvoegsel". "Kata kerja terpisah" → "scheidbaar werkwoord".

iii.

Konteks dulu, aturan kemudian.

Kita mulai dari situasi nyata — pesan kopi, jawab huisarts, isi formulir. Aturan tata bahasa muncul dari kebutuhan, bukan dari buku.

iv.

Pelan-pelan asal kelakon.

Lebih baik 20 menit setiap hari daripada 3 jam seminggu sekali. Saya bantu Anda susun ritme yang realistis untuk hidup Anda.

Latar & sertifikasi

Kredensial
singkat.

  • 2023
    NT2 Docentenopleiding

    Sertifikasi pengajar Dutch as a second language — Universiteit Utrecht.

  • 2021
    CNaVT Examinator

    Terakreditasi sebagai penguji ujian kemahiran bahasa Belanda internasional.

  • 2019
    MSc, Universiteit Utrecht

    Linguistik terapan, fokus pada akuisisi bahasa kedua oleh penutur Austronesia.

  • 2017
    NT2 Programma II (B2)

    Lulus sebagai murid. Pengalaman pertama yang membentuk cara saya mengajar.

Ayo ngobrol

Ingin tahu apakah
kelas ini cocok?

Sesi perkenalan 30 menit, gratis dan tanpa tekanan. Ceritakan situasi Anda, saya bantu cari titik mulai yang masuk akal.